Beranda > Peluang Bisnis > Peluang Bisnis Persewaan Mobil

Peluang Bisnis Persewaan Mobil

Ada banyak bisnis yang ketiban berkah menjelang Lebaran, salah satunya usaha penyewaan mobil. Pebisnis di kota besar maupun kota kecil mengalami lonjakan permintaan. Puncaknya terjadi ketika H-3 Lebaran tiba, seluruh mobil bisa ludes disewa.

Hari Raya Idul Fitri menjadi momen yang pas untuk bersilaturahim. Dengan jumlah anggota keluarga lebih dari tiga orang dan lokasi kunjungan yang tak terlalu jauh, banyak orang memilih mudik dengan berkendara mobil. Cara ini lebih praktis dan hemat.

Masalahnya, tak semua keluarga memiliki mobil pribadi. Kalau sudah begitu, menyewa kendaraan adalah jawabannya. Enaknya lagi, tempat penyewaan kendaraan kini bertebaran di setiap sudut kota, baik di kota besar seperti Jakarta maupun kota-kota kecil.

Makanya momen Lebaran selalu ditunggu-tunggu oleh para pengusaha penyewaan mobil. Menjelang Lebaran, biasanya permintaan penyewaan mobil meningkat tajam. Malah, mereka kerap kewalahan memenuhi permintaan.

Bambang, pemilik tempat penyewaan mobil Kedaton Rent Car di Solo, Jawa Tengah, mengatakan, puncak peningkatan penyewaan mobil terjadi mulai tiga hari sebelum Lebaran hingga tujuh hari setelah Lebaran. “Peningkatannya bisa mencapai 100% dibanding hari biasanya,” ujarnya.

Pada hari biasa, Bambang rata-rata hanya bisa menyewakan lima mobil per hari. Di akhir pekan naik menjadi 10 mobil per hari. Nah, menjelang Lebaran, seluruh armada yang ia miliki, yakni 20 mobil beraneka jenis, bisa ludes tersewa.

Biasanya mendekati Lebaran para pengusaha mengerek ongkos sewa mobilnya. Bambang misalnya, memasang tarif Rp 500.000 per hari untuk penyewaan mobil tanpa supir. Jika dengan supir, biaya sewanya mencapai Rp 600.000-Rp 700.000 sehari. “Tarif itu sudah saya naikkan 40%,” kata Bambang. Kebanyakan penyewa yang datang ke tempatnya menyewa mobil tanpa supir.

Untuk memaksimalkan keuntungan, Bambang memprioritaskan penyewa yang akan menyewa mobil untuk minimal lima hari. Anggap saja rata-rata biaya sewa mobil Rp 500.000 per hari. Maka dari 20 kendaraan yang ia sewakan dalam lima hari, Bambang bisa mencetak omzet Rp 50 juta. Omzet sebesar itu belum termasuk pemasukan di hari-hari lainnya. Para penyewa biasanya datang dari daerah Solo yang akan berpergian ke kota lain di Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Jenis mobil yang paling banyak peminatnya adalah Toyota Avanza dan Toyota Innova. “Kedua mobil ini memiliki daya tampung penumpang yang besar dan lebih nyaman,” kata Gunawan, pemilik Fortune Rent Car di Surabaya, Jawa Timur.

Makanya, Gunawan lebih banyak menyediakan mobil berjenis Toyota daripada merek mobil lainnya. Dari sekitar 20 unit mobil yang ia miliki, sekitar 70% adalah mobil Toyota.

Saat ini, Gunawan sudah merasakan adanya peningkatan penyewaan mobil sebanyak 20% dibanding hari biasa. Semakin mendekati Lebaran, peningkatan penyewaan mobil bisa mencapai 70%. Namun, ia enggan buka-bukaan menyebut omzetnya per bulan. “Yang jelas biaya sewa semua mobil sama yaitu Rp 400.000 per hari,” kata Gunawan.

Erwin, pemilik Oto Trans di Jakarta pun mengalami hal serupa. Tujuh hari sebelum Lebaran hingga sepuluh hari setelah Lebaran adalah masa puncak penyewaan kendaraan di tempatnya. “Akumulasi kenaikan dalam sebulan bisa mencapai 30%,” ujar Erwin.

Banyak order, bukan berarti para pengusaha tidak waspada. Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan selama mobil disewa, pemilik penyewaan mobil mengasuransikan semua mobilnya.

Selain itu, Bambang akan mengenakan denda kepada penyewa jika ada masalah dengan mobil setelah dikembalikan. Biayanya tergantung dari beratnya kerusakan yang terjadi, menurut hitungan perusahaan asuransi.

Selain itu, Bambang juga mengharuskan penyewa membayar uang muka minimal sebanyak 25% dari seluruh biaya penyewaan. “Persyaratan lainnya, seperti kartu tanda pengenal pun harus diberikan agar kedua belah pihak saling percaya,” ujar Bambang. (peluangusaha.kontan.co.id)

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: