Beranda > Tips Bisnis > Menjadi Trendsetter dengan Jeli Melihat Perubahan

Menjadi Trendsetter dengan Jeli Melihat Perubahan

Mengembangkan bisnis tak melulu harus berpatokan pada tren yang sudah ada, termasuk tren desain produk. Bahkan pebisnis harus lebih kreatif melihat peluang dan memprediksi masa depan dengan lebih jeli mengenali perubahan. Perubahan pola pikir dan gaya hidup masyarakat menjadi tolok ukurnya.

Irvan A. Noe’man, Executive Director Yayasan Sentra Kreatif memaparkan prediksi tren desain pada 2011, dengan melihat empat karakter gaya hidup di masa mendatang. Dengan mengenali karakter ini, pebisnis bisa lebih cermat menyasar pasar dengan berbagai produknya.

“Selera masyarakat mulai berubah dengan kembali ke alam,back to healthy food misalnya, beralih dari fast food ke organik. Produk recycle juga digemari, mengubah kotak sabun menjadi barang layak guna, atau memanfaatkan sampah menjadi barang mahal. Warna yang tabrakan juga mulai menjadi tren. Motif dengan berbagai latar belakang budaya digemari. Sumber daya alam yang semakin terbatas menjadikan sejumlah barang menjadi langka, produk dari kayu tua misalnya, semakin dicari meski harganya tinggi,” Irvan menjelaskan latar belakang dari prediksi tren desain yang dibaginya menjadi empat kategori konsep.

Konsep tren desain, kata Irvan, akan menyasar kepada pola pikir masyarakat yang mulai berubah. Lebih sadar lingkungan, salah satunya. Artinya, pasar menyenangi produk atau desain yang terinspirasi dari alam dan ramah lingkungan.

Selain itu, gaya hidup masyarakat terutama di perkotaan yang hiruk-pikuk, berdampak pada perubahan pola pikir. Pasar mulai tertarik dengan berbagai hal yang santai, menyenangkan, dan alami. Suasana alami dan simpel menjadi lebih menarik.

“Kedai kopi yang simpel tanpa brand menjadi lebih menarik karena lebih memberikan suasana santai, daripada kedai dengan merek ternama. Pasar menginginkan kesan santai dan tidak formal, serta tidak lagi melihat brand dalam memilih produk,” papar Irvan.

Bahkan kekisruhan maupun kondisi sosial politik bisa menjadi inpirasi tren desain dan produk. Irvan merujuk sebuah kafe di Paris, yang mengambil konsep chaos. Kemarahan masyarakat atas sesuatu peristiwa juga bisa menjadi ide bisnis menarik, dibuatkan dalam kaos misalnya.

“Ada cerita menarik di balik kondisi kekinian, dan orang mulai sadar dengan berbagai masalah di sekitarnya,” kata Irvan.

Anda tentu banyak melihat produksi kaos yang mengedepankan kecintaan terhadap budaya, atau kampanye sosial yang membangun semangat nasionalisme, bukan? Kondisi ini bisa menjadi inspirasi berbagai produk bisnis Anda saat ini, dengan cara kreatif dan unik. (female.kompas.com)

Kategori:Tips Bisnis Tag:
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: