Beranda > Tips Bisnis > Bisnis Online

Bisnis Online

Mas Aidil yang baik,
Saya (33) tadinya bekerja kantoran, tapi sejak menikah 2 tahun lalu, memutuskan jadi ibu rumah tangga. Yang tadinya terbiasa bekerja, sejak berdiam diri di rumah bikin tak nyaman. Maka, saya sedang berencana membuka usaha yaitu memasarkan produk secara online, dengan target sementara ini pasar dalam negeri, bukan pasar ekspor. Perlu diketahui, saya berasal dari Jogja, jadi cukup mengenal sentra produksi batik dan kerajinan.
Berbekal pengetahuan itu, saya berencana memasarkan batik dan barang kerajinan via internet. Kira-kira, apa yang perlu disiapkan dan bagaimana prospeknya untuk situasi saat ini? Terimakasih.
Kartika – Jakarta

Mbak Kartika yang baik juga,
Selamat atas keputusannya untuk memulai usaha baru dengan memasarkan barang-barang melalui internet. Usaha online memang amat cocok bagi ibu rumah tangga yang tetap ingin melakukan usaha.

Apalagi Mbak berasal dari Jogja, dimana banyak sekali produk-produk kreatif dari Jogja yang belum dipasarkan secara luas. Memang, ada beberapa kelebihan dan kekurangan dalam berbisnis online. Semakin dalam dan banyak Mbak memahaminya, semakin matang persiapan yang bisa dilakukan, dan diharapkan bisa memberikan hasil juga penjualan yang lebih baik.

Kelebihan dari berbisnis secara online, antar lain:

1. Biaya Murah & Terjangkau
Biaya promosi dan pemasaran bagi sebagian produk yang dipasarkan, memerlukan bujet cukup besar. Setiap produk punya persentase biaya pemasaran yang berbeda-beda.
Bermacam bentuk pemasaran yang sering dilakukan yaitu melalui media iklan, seperti iklan cetak di surat kabar, majalah, brosur, atau profil perusahaan (company profile).
Iklan lain dengan biaya tak kalah mahal, lewat media elektronik seperti TV dan radio. Melalui media internet, biaya pemasaran dari produk yang Mbak tawarkan jadi lebih terjangkau.
Pertama, tak harus mencetak brosur, karena semuanya sudah bisa ditampilkan di situs (website). Kedua, biaya pembuatan situs, pemeliharaan, dan perpanjangannya juga amat terjangkau, sehingga bisa dilakukan semua orang.

2. Jangkauan Penjualan Luas
Berbisnis secara online secara langsung sudah melakukan promosi dan marketing secara online tanpa batas menembus lintas negara. Sebab, bisnis via internet bisa diakses siapapun dari seluruh dunia. Sehingga pasar dari produk yang Mbak tawarkan tak hanya di Indonesia saja, tapi juga bisa ke orang-orang asing.

3. Tak Perlu Toko
Dengan berbisnis via internet, Mbak tak memerlukan toko untuk memajang barang dagangan yang ditawarkan. Sehingga bisa menghemat biaya operasional, yaitu biaya sewa dan biaya lain seperti listrik, air, dan lainnya, termasuk pramuniaga (penjaga toko).

4. Tak Perlu Gudang & Tempat Luas Untuk Stok Barang
Salah satu keunggulan dari berbisnis via internet ini seringkali pebisnis tak perlu tempat alias gudang besar untuk stok barang/ dagangannya, sehingga bisa menghemat biaya gudang atau sewa tempat. Salah satu contoh pebisnis lewat internet adalah DELL Computer di Amerika Serikat, yang menjual komputer melalui internet.

Sedangkan kekurangannya, diutamakan untuk usaha sejenis batik dan kerajinan yang ingin Mbak lakukan adalah:

1. Ukuran/ Size Untuk Pakaian Yang Tak Sama
Tak bisa dipungkiri, ukuran tubuh orang Asia, terutama Indonesia, berbeda dengan ukuran tubuh orang asing. Maka, ukuran pakaian (jika berbisnis batik online) akan sangat sensitif.
Hal ini amat berhubungan dengan pasar online dari segi marketing atau internet bisnis yang tak ada batasnya, sehingga Mbak bisa menawarkan, bahkan ada kemungkinan mendapatkan pembeli dari luar negeri.

2. Keinginan Untuk Memegang & Mencoba Bahan
Sedangkan untuk pasar Indonesia, pergi berbelanja masih dianggap aktivitas menyenangkan pelepas kepenatan dari pekerjaan dan beban hidup (terutama bagi wanita).
Selain itu, pembeli khususnya di Indonesia masih lebih mementingkan panca indera perasa (tangan) untuk mengetes barang yang akan dibeli, cocok dengan ekspetasinya atau tidak. Jadi, keberadaan toko masih diperlukan.

3. Resistensi Membeli Secara Online
Bagi orang awam yang belum pernah bertransaksi secara online, akan merasa janggal ketika harus bertransaksi tanpa bertatap muka atau melihat penjualnya. Belum lagi ketakutan bila pembayaran tak terkirim atau tak diterima. Atau barang tak dikirim, atau bahkan barang dikirim tetapi tak diterima.

4. Pasar Seluruh Dunia Tapi Terbatas Pada Pengguna Internet (Muda)
Pengguna internet (khususnya di Indonesia, jika hanya ingin memasarkan di Indonesia), relatif anak muda. Orang tua usia di atas 45 tahun hanya sedikit yang menggunakan internet sebagai media transaksi (kecuali sebagian untuk transaksi perbankan). Sehingga, bila barang yang Mbak pasarkan menargetkan kalangan atas dengan usia lebih “matang”, kemungkinan akan lebih memilih transaksi secara konvensional.

5. Sistem Pembayaran
Salah satu penyebab nomor 3 atas resistensi membeli atau berbelanja secara online, karena “dirasakan” rumitnya sistem pembayaran untuk transaksi online. Banyak orang meragukan transaksi dengan pembayaran ke rekening langsung melalui transfer bank, karena takut tertipu.

Metode yang sering dilakukan, pakai kartu kredit. Sayangnya, banyaknya penipuan kartu kredit di Indonesia untuk transaksi online, menyebabkan pembayaran kartu kredit di Indonesia ditolak. Metode lainnya, dengan uang elektronik atau dompet elektronik. Tapi, tak semua orang familiar dengan metode ini, dan dirasa amat merepotkan.

Nah, setelah saya jabarkan sebagian kelebihan dan kekurangan berbisnis online, Mbak bisa mulai mempersiapkannya dengan lebih baik. Berbisnis online, sekali lagi, akan tergantung dari jenis usaha atau dagangan yang ditawarkan, target pasar, metode pembayaran, dan lainnya.

Jika Mbak ingin memasarkan produknya ke luar negeri, resistensi dan keraguan dalam bertransaksi bisa dieliminasi dengan memberikan jaminan tukar barang atau uang kembali, bila barang yang dipesan tak sesuai. Dan Mbak harus konsisten dalam memberikan janji.

Sedangkan untuk pasar lokal Indonesia, harus dipikirkan cara agar “dagangan” Mbak juga punya display atau tempat untuk memajang barang dagangan agar bisa dilihat, dipegang, dicoba, dan dirasakan pembeli. Setelah berhasil melakukan transaksi pertama dan puas, biasanya mereka tak akan ragu untuk membeli secara online lagi. Selamat mencoba! (tabloidnova.com)

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: