Beranda > Tips Bisnis > Agar Tak Kalah dari Kompetitor Bermodal Besar

Agar Tak Kalah dari Kompetitor Bermodal Besar

Saat memulai bisnis sendiri, mau tak mau Anda harus bergerak sendiri memasarkan produk. Inilah hambatan terbesar Anda, karena Anda merasa tidak berbakat jadi tenaga marketing. Entah karena malu, kurang bisa meyakinkan calon pembeli, atau jangan-jangan Anda enggak pede bersaing dengan kompetitor yang lebih besar?

Saat memutuskan untuk berbisnis, Anda tentu sudah harus mempertimbangkan kompetitor Anda. Bahkan, bila sewaktu-waktu ide bisnis yang murni milik Anda ditiru oleh kompetitor dengan modal yang jauh lebih besar. Namun ada cara untuk lebih pede memasarkan produk Anda yang masih dalam skala kecil. Berikut triknya.

1. Berani keluar dari zona nyaman
Sebagai seorang wirausahawan, Anda harus dapat membuat sesuatu yang menarik untuk dijual ke pasar. “Terjunlah menjadi penjual. Bikin produk yang bagus. Dan juallah,” kata Saptuari Sugiharto, Direktur Kedai Digital Corp pada seminar “Kiat Sederhana Menjadi Pengusaha Sukses di Usia Muda” dalam rangkaian road show Wismilak Diplomat Success Challenge di Borobudur Room, Hotel Santika Premiere, Semarang, Kamis (14/10/2010).

2. Jangan remehkan bisnis kecil
Setiap bisnis dimulai dari hal yang kecil. Ketika Anda memulai suatu bisnis yang baru, bisnis Anda tentu tak bisa bersaing dengan bisnis yang besar. Namun jangan ragu meskipun Anda harus memulainya dari sesuatu yang kecil, yang mungkin dipandang sebelah mata oleh kompetitor. Anda tak perlu meremehkan sesuatu yang kecil atau baru. “Sesuatu yang diremehkan oleh orang, biasanya di situlah ada peluang,” lanjut Saptuari.

3. Gunakan faktor “kali”
“Jangan mudah puas dengan satu bisnis saja. Jika sebuah bisnis sudah terbukti menguntungkan, segeralah mengalikan kuantitas dan kapasitasnya,” kata Saptuari Sugiharto.

Mengapa Anda harus melakukan hal ini? Sebab jika bisnis Anda sukses, orang lain akan segera meniru langkah Anda. Sebelum bisnis Anda gulung tikar karena kalah dalam segi modal atau eksposnya, Anda harus bergerak cepat dengan mengalikan kapasitas produksi atau menciptakan varian baru. Bisa juga dengan membuka outlet-outlet baru di berbagai daerah yang lain.

4. Berikan nilai tambah pada produk
Semua bisnis pasti akan memiliki pesaing. Apabila produk yang Anda jual sama dengan produk-produk yang dijual oleh pesaing Anda, berarti Anda harus memberikan sesuatu yang lebih pada produk Anda.

“Memberikan nilai lebih berguna untuk menarik konsumen agar terus membeli produk yang kita jual,” kata Saptuari. Selain itu juga agar pelanggan mengenali ciri khas produk Anda, yang tentunya akan meningkatkan ekspos terhadap produk Anda. Hasilnya, produk Anda makin dikenal, dan pelanggan baru pun berdatangan. (female.kompas.com)

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: