Beranda > Peluang Bisnis > Bisnis Menyewakan Lapangan Futsal

Bisnis Menyewakan Lapangan Futsal

Jangan biarkan lahan warisan Anda nganggur. Daripada jadi sarang nyamuk, lebih baik berdayakan sebagai persewaan lapangan futsal. Selain dikenal sebagai guru bahasa Inggris di sebuah sekolah menengah kejurusan di Depok, Ani Verdiyanti (33) memiliki persewaan lapangan futsal.

“Aku sendiri enggak turun langsung. Bisnis itu dikelola oleh saudaraku,” ucap Ani.

Tugasnya sebagai pengajar tidak menyisakan banyak waktu untuk mengurus bisnis sampingannya. Paling-paling hanya menengok sebentar, kebetulan letak lapangan futsal  tidak jauh dari rumahnya di Cibinong, Bogor. Setiap minggu, ia menerima setoran.

Di tanah 940 m2 miliknya, Ani membangun dua lapangan, masing-masing berukuran 11×20 m2. Didirikan setahun lalu dengan modal awal Rp 180 juta. Uang itu digunakan untuk mengeraskan tanah dengan semen, atap dari asbes, dinding kawat, toilet, dan keperluan futsal lainnya.

“Awal usaha futsal ini, ngikutin saran temen, katanya kontur tanahnya rata dan cocok untuk lapangan futsal. Apalagi waktu itu, bisnis ini sedang tren,” terang Ani.

Di Cibinong, saat itu juga masih jarang terdapat lapangan futsal. Benar saja, saat lapangan tersebut baru dibuka, dalam sebulan ia bisa mendapatkan omset sebesar Rp 9 juta. Buka setiap hari, dari pagi sampai pukul 23.00. Saat weekend paling banyak dikunjungi penyewa.

Dibanding tempat lain, harga sewa Orange Footsal (nama lapangan futsal milik Ani), lebih murah. Ia tidak mematok harga tinggi, karena kebanyakan pelanggannya anak-anak sekolah. Sewanya hanya Rp 50.000/ jam. Untuk menjaga dan merawat lapangan tersebut, ia mempekerjakan tiga orang. Secara teknis menjalankan usaha ini tidak begitu sulit, karena hanya menyewakan tempat saja.

“Kadang anak-anak itu suka berantem. Biasanya kalau sudah menjurus ke perselisihan begitu, kita akan memperingatkan si penyewa. Kalau tetap ribut, jangan di tempat main futsal. Untungnya, tidak pernah ada yang sampai berkelahi di sini,” tambah Ani lagi.

Kendala lainnya adalah, persaingan. Tentu saja, karena makin banyak pilihan berpengaruh ke omset tempat sewanya.

Modal: Rp 180 juta
Waktu: Setiap hari, dari pukul 07.00-23.00
Tantangan: Banyak pesaing
Keuntungan: Rp 1 juta – 9 juta/bulan

Sumber : female.kompas.com/read/xml/2010/06/08/11165527/bisnis.menyewakan.lapangan.futsal

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: